Teori Diagram Ladder
Terdapat banyak pilihan bahasa untuk membuat program dalam PLC. Masing-masing bahasa mempunyai keuntungan dan kerugian tergantung dari sudut pandang kita sebagai user/programmer. Pada umumnya terdapat 2 bahasa pemograman sederhana dari PLC, yaitu pemograman diagram ladder dan bahasa instruction list. (mnemonic code). Diagram Ladder adalah bahasa yang dimiliki oleh setiap PLC.
Diagram Ladder dapat dibayangkan sebagai sebuah aturan berbasis bahasa, bukan sebuah bahasa prosedural. Sebuah “anak tangga/rung” pada diagram tangga merupakan sebuah aturan. Bila diterapkan dengan relay dan perangkat elektromekanik lainnya, berbagai aturan akan dijalankan secara bersamaan dan seketika. Bila diterapkan dalam PLC, aturan-aturan biasanya dijalankan oleh perangkat lunak secara berurutan, dalam sebuah loop. Loop dijalankan dengan cukup cepat, biasanya bisa beberapa kali putaran per detik. Efek dari serentaknya eksekusi adalah relatif untuk mencapai toleransi waktu yang diperlukan untuk menjalankan setiap rung pada loop (waktu scan). [6]
Diagram Ladder menggambarkan program dalam bentuk grafik. Diagram ini dikembangkan dari kontak-kontak relay yang terstruktur yang menggambarkan aliran arus listrik. Dalam diagram ladder terdapat dua buah garis vertikal dimana garis vertikal sebelah kiri dihubungkan dengan sumber tegangan positif catu daya dan garis sebelah kanan dihubungkan dengan sumber tegangan negatif catu daya.
Program ladder ditulis menggunakan bentuk pictorial atau simbol yang secara umum mirip dengan rangkaian kontrol relay. Program ditampilkan pada layar dengan elemen-elemen seperti normally open contact, normally closed contact, timer, counter, sequencer dll ditampilkan seperti dalam bentuk pictorial. Ladder diagram tersusun dari dua garis vertikal yang mewakili rel daya. Diantara garis vertikal tersebut disusun garis horizontal yang disebut rung (anak tangga) yang berfungsi untuk menempatkan komponen kontrol sistem. [7]
Elemen dasar dari sebuah diagram tangga adalah “Kontak”. Kontak hanya dua bagian: open/buka atau close/tutup. Kontak open/buka akan memutus arus sedangkan kontak close/tutup memungkinkan untuk mengaliri arus ke elemen berikutnya. Kontak yang sederhana adalah saklar ON/OFF, yang memerlukan tenaga dari luar (misalnya tangan manusia) untuk mengaktifkannya. Limit switch merupakan saklar kecil yang ditempatkan di lokasi tertentu, sehingga bila perangkat mekanis bergerak ke arah itu, maka kontak akan tertutup dan bila perangkat bergerak jauh dari itu, kontak akan terbuka.
![]()
Gambar Ladder sederhana
Di garis vertikal di sebelah kiri adalah “Power”, arus harus mengalir melalui kontak “Switch” untuk membuat “Lamp” menjadi ON. (Bahkan harus ada baris vertikal kedua di ujung kanan diagram tangga untuk memberikan jalan kembali bagi arus yang sedang mengalir, tetapi ini diabaikan untuk menyederhanakan Diagram). [8]
sumber:
[6] http://en.wikipedia.org/wiki/Ladder_logic
[7] himpunan mahasiswa elektro universitas satyagama. 2001. “PENGENALAN PROGRAMMABLE LOGIC CONTROLLER (PLC)”
[8] Internet TRiLOGI Editor, Simulator, Web-Server LADDER + BASIC Programmer’s Reference Triangle Research International, Inc. Version 6.1
No related posts.
Related posts brought to you by Yet Another Related Posts Plugin.