| Subcribe via RSS

Bahasa Pemrograman TBASIC

January 4th, 2010 Posted in kuliah!!, ngawur tapi bermutu

Permrograman TBASIC ini hampir sama dengan pemrograman BASIC yang lain. Yaitu sama-sama menggunakan bahasa BASIC untuk memudahkan pengguna. Karena BASIC merupakan bahasa tingkat tinggi yang mana lebih mudah dan sederhana bila dibandingkan dengan bahasa mesin ataupun bahasa C. TBASIC merupakan turunan dari bahasa yang digunakan oleh komputer yang paling popular, yaitu BASIC. Bahasa ini sering digunakan pada permrograman mikrokomputer. Ketinggian bahasanya hampir sama dengan kesederhanaannya, sehingga membuat pengguna lebih merasa sesuai bila digunakan pada aplikasi dari PLCT100MD1616+.

Pada software yang digunakan oleh PLC T100MD1616+ yaitu TRILOGI versi 6 telah mendukung fungsi spesial yang dibuat sendiri oleh pengguna, yang biasa disebut Custom Functions (CusFn). CusFn ini bisa digunakan hingga mencapai 256 macam program yang berbeda, yang mana tetap menggunakan bahasa TBASIC.
Dalam pemrograman TBASIC juga terdapat statement, function, operator dan variable. Statement adalah kumpulan dari kata kunci yang digunakan oleh TBASIC untuk melakukan tindakan yang pasti. Statement mungkin terdiri dari 0, 1, 2, atau berapa argument. Contoh dari beberapa statement adalah: PRINT, LET, IF, WHILE, SETLCD, dan yang lainnya.
Sebuah function berperan dalam penyediaan argument dan pangembalian sebuah nilai. Nilai yang sudah kembali dapat berupa data integer ataupun string. Function biasanya dapat ditanamkan langsung kedalam sebuah tanda yang melambangkan sebuah variabel atau konstanta, maka isinya akan dievaluasi sebelum digunakan ke dalam sebuah ekspresi. Contohnya ABS(n), ADC(n), dan yang lainnya.
Compiler TBASIC pada software TRILOGI versi 6 mendukung perhitungan 32 bit bilangan integer. Akan tetapi hanya variabel dari A sampai Z yang tersusun panjangnya sebanyak 32 bit yang mana mengijinkan untuk melambangkan angka diantara -231 sampai +231. Variabel sisanya dan data memori DM[n] semuanya 16 bit, berarti hanya mampu menyimpan angka diantara -32768 sampai +32767. Tetapi semua perhitungan dan perbandingan numeris dalam TBASIC memuat integer 32 bit.
Konstanta integer mungkin langusng dimasukkan ke dalam bentuk desimal atau dalam bentuk heksadesimal dengan cara menambahkan awalan symbol “&H”. Misalnya, untuk bilangan desimal langsung ditulis “1007”, untuk heksadesimal “&H3EF”.

Leave a Reply