pemilihan mode isd2560
ISD2560 dirancang dengan beberapa mode operasi yang terdapat di dalamnya, sehingga memiliki fungsi maksimal dengan sedikit komponen eksternal. Ketika dua Most Significant Bit (MSB) A8 dan A9 dalam posisi logika “high”, address signal diterjemahkan sebagai mode operasi.
Mode operasinya sebagai berikut :
1. M0 – Massage Cueing (Pesan Isyarat)
Pesan isyarat megizinkan pengguna untuk melompati pesan menyambung, tanpa mengetahui alamat yang sesungguhnya pada masing-masing pesan. Setiap pulsa rendah (low) CE menyebabkan pointer address internal untuk mengabaikan pesan selanjutnaya. Mode ini hanya digunakan untuk putar ulang, dan digunakan bersama mode operasi M4.
2. M1 – Delete EOM Markers (Penanda EOM)
Mode operasi M1 mengizinkan pesan yang tersimpan secara beruntun untuk digabungkan menjadi sebuah pesan tunggal, hanya dengan mengatur sebuah penanda EOM pada akhir bagian pesan. Ketika mode operasi ini dijalankan, pesan yang tersimpan secara berurutan dimainkan ulang seperti sebuah pesan bersambung.
3. M2 – Tidak digunakan.
4. M3 – Massage Looping (Pesan Berulang)
Mode operasi M3 mengizinkan perulangan pesan bersambung secara otomatis pada alamat awal. Sebuah pesan dapat diisikan secara lengkap pada IC ini, dan melakukan perulangan dari awal hingga akhir tanpa membuat OVF low.
5. M4 – Consecutive Addressing (Pengalamatan Berurutan)
Selama operasi normal, alamat pointer akan reset ketika sebuah pesan dimainkan melalui sebuah penanda EOM. Mode operasi M4 mencegah alamat pointer mengaktifkan EOM.
6. M5 – CE-Level Activated
Mode ini secara khusus berguna untuk mengakhiri operasi putar ulang dengan menggunakan sinyal CE. Pada mode ini, sinyal low CE memulai sebuah siklus putar ulang. Siklus putar ulang berlangsung selama kondisi CE low, ketika CE menjadi high, kondisi putar ulang langsung berakhir. Sebuah sinyal low baru pada CE akan memulai pesan dari awal kecuali M4 juga high.
7. M6 – Push Button Mode (Mode Push Button)
ISD2560 berisi sebuah mode operasi push button. Mode push button ini digunakan terutama pada aplikasi yang hemat biaya dan dirancang untuk meminimalkan penggunaan rangkaian dan komponen eksternal. Pada perintah ini membentuk peralatan dalam mode operasi push button, 2 MSB harus dibuat high, dan pin mode M6 juga harus dibuat high. Ketika mode operasi ini dijalankan, 3 pin pada komponen memiliki fungsi pengganti.